BRI Berdayakan Difabel lewat Pelatihan dan Pemagangan, Jembatani Kemandirian Ekonomi

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan kelompok harian. Melalui program BRI Sahabat Disabilitas.

Baca Juga: Dave Laksono: Bahlil Tegaskan Partai Golkar Milik Semua Anak Bangsa, Bukan Dinasti

Program ini tidak memberikan keterampilan, tetapi juga menjadi jembatan bagi para slot depo difabel untuk meraih kemandirian sevara ekonomi melalui peningkatan kapasitas diri serta pengalaman kerja nyata di dunia industri.

Bekali Difabel dengan Skill Admininstrasi dan Kewirausahaan

Dalam pelaksanaannya, pesarta dibekali dua jalur pelatihan utama, yakni admininstrasi dan kewirausahaan, yang dirancang secara fleksibel menyesuaikan minat dan potensi masing-masing.

Ia berharap pelatihan ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk membangun usaha mandiri sesuai bidang yang diminati.

“Kami ingin para peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri,” tambahnya.

Pemagangan hingga 2026, Gandeng Perusahaan Kuliner dan Manufaktur

Program BRI Sahabat Disabilitas bukan inisiatif baru. Sejak diluncurkan tahun 2021, program ini telah menjangkau dan memberdayakan setidaknya 370 penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia.

BRI berharap pengalaman kerja nyata ini mampu memperkuat kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha pribadi secara mandiri.

Sejak 2021 Sudah Jangkau 370 Penyandang Disabilitas

BRI Sahabat Disabilitas bukan inisiatif baru. Sejak diluncurkan tahun 2021, program ini telah menjangkau dari dan memberdayakan setidaknya 370 penyandang disabilitas di berbagai Wilayah di Indonesia.

Program ini juga selaras dengan misi pemerintah dalam Asta Cita untuk memperkuat pembangunan suber daya manusia, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta peran pemuda dan penyandang disabilitas.

Wujud Dukungan Terhadap SDGs dan Pembangunan Inklusif.

“BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas,tegas Dhanny.

Ia juga menambahkan, program ini menjadi bentuk nyata kontribusi BRI terhadap pencapaian Sustanable Development Goals (SDGs).

Khususnya dalam pilar pekerjaan layak pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan.

“Kami berharap program ini dapat menjadi jembatan menuju kemandirian bagi para peserta dari kami yakni bahwa pembangunan inklusif adalah kata kunci kemajuan bangsa,” kata Dhanny.