Dinas SDA DKI Sebut Tanggul Bocor di Pesisir Jakarta Utara Telah Ditambal
Jakarta – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan kebocoran tanggul di pesisir Jakarta Utara (Jakut) telah ditangani.
Baca Juga: BRI Berdayakan Difabel lewat Pelatihan dan Pemagangan, Jembatani Kemandirian Ekonomi
Meski begitu, Kepala SDA DKI Jakarta ke Agustin Ningrum mengatakan, limpasan air laut atau rob masih terjadi di bebarapa titik.
Ia menyebut titik-titik tanggul pengamanan pantai di pesisir Jakarta yang mengalami kebocoran berada di Muara Angke, Muara Baru, Nizam Zachman, Green Bay Plut, Anchol.
Untuk menahan llimpasan air laut di Muara Angke, Pemerintah Provinsi atau Pramono kuning sepanjang 1,1 kilometer (km).
Ika menyampaikan, tanggul mitigasi dibangun sebagai langkah cepat sementara, sembari pembangunan
tanggul pantai proyek pembangunan terpadu pesisir ibu kota negara atau National Capital Integrated Coastal Devepelopment (NCICD) Fase A tampung.
Tanggul Pengaman Pantai
Ada pun panjang tanggul pengaman pantai yang harus dibangun pemprov DKI mencapai 28,279 kilometer.
Dari jumlah tersebut, panjang tanggul yang telah dibangun pemprov DKI, Jakarta Baru mencapai 1,770 km atau sekitar 41,7 persen, sementara 16,509 km lainnya masih belum terealisasi.
“Untuk kewenangan Pemprov DKI pernovember 2025 menyisakan 16,5 km. jadi pertanyaan apakah masih ada kebocoran?
Masih. Ini yang sedang kami kejar sampai dengan tahun 2030,” jelas kita.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung tanggul pengamanan pantai
Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin B Desember.
Pramono Cek Tanggul Pengaman Pantai yang Bocor Saat Rob Landa Pesisir Jakarta
Pramono juga naik ke panggung beton yang sudah disiapkan oleh dinas terkait untuk melihat langsung kondisi air laut yang ditahan oleh tanggung pengaman pantai tersebut.
Ia menjelaskan, banjir rob yang sejak 4 Desember lalu mneghantam pesisir Jakarta dipicu fenomena bulan purnama atau supermoon yang telah diprediksi sejak dua pekan sebelumnya.
Menurut Pramono, tanggul yang sempat bocor sudah langsung ditangani dan ditambal.
Pramono menyebut pengelolaan kawasan pesisir Jakarta melibatkan banyak pihak, mulai dari Kementrian PUPR,
Pelindo, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), hingga Pemprov DKI. Namun, ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap menjadi penanggung jawab utama bagi warga Jakarta.
“Tetapi apapun saya sudah memerintahkan kepada SDA, penanggung jawab utama tentunya adalah Pemerintah DKI Jakarta karena apapun Pemerintah DKI Jakarta harus hadir untuk itu.