Prabowo Minta Distribusi Bantuan dari Helikopter Tak Lagi Dilempar: Optimalkan Sling Rope
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyarankan agar pendistribusian bantuan ke lokasi bencana Sumatra menggunakan sling rope atau alat angkat dari kawat tali baja yang kuat.
Baca Juga: Sikap Pemerintah Terkait Dinamika Status Darurat Nasional Bencana Sumatera Disorot
Prabowo menilai distribusi bantuan dengan sling rope dari helikopter dapat lebih cepat sebab bisa menangkut barang lebih banyak.
Kita helikopter kita bisa pakai ini gak ya? Sling rope? ada sling ropenya? Mungkin sling rope lebih banyak,
lebih cepat ya, kata dia saat memimpin rapat terbatas penanganan banjir Sumatra di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh.
Dia menjelaskan bantuan tersebut dikirimkan melalui jalur udara baik mendaratkan helikopter ataupun
menggunakan teknik airdrop. Suharyanto sicbo online juga memastikan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi gantuan yang di lempar dari atas.
“Anda yang pake payung, jadi kami tidak ada lagi yang dilempar ke bawah Bapak Presiden,” tutur suharyanto.
Prabowo Rapat Kabinet di Aceh
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota kabinet merah putih
di posko terpadu penanganan bencana banir di Lanud Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh.
Rapat di gelar usai Prabowo meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu.
Berdasarkan pantauan kami, rapat dimulai sekitar pukul 19.17 WIB. Prabowo ingin penanganan
bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dipercepat sehingga masyarakat dapat hidup normal kembali.
“Penanganan darurat, kemudian segera untuk paralel dilakukan inventarisasi, termasuk diproses
dipersiapkan rehabilitasi maupun rekonstruksi. Semua, paralel harus dikerjakan,” ujarnya.
Bahas Soal Penyakit
Selain itu, rapat terbatas juga membahas soal penyakit-penyakit yang menyerang pengungsi banjir. Prasetyi membuka peluang adanya perbantuan dari daerah lain untuk tenaga medis.
“Dalam bencana kali ini rumah baccarat sakit, tenaga kesehatan, tenaga medis juga bagian dari yang terdampak
sehingga memerlukan penanganan yang mungkin harus kita lakukan pembantuan dari luar daerah,” tutur Prasetyo.
Sejumlah menteri yang hadir yakni, Menteri Koordinator Bidang pembangunan Manusia Patikno, menteri pertahanan Sjafrie Sjamsudin. Menteri Luar negeri Sugiono Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Kemudian panglima TNI Jenderal Agus Subyanto, Kepolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan
Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, hingga sekretaris Kabinet Teddy indra Wijaya. Tampak pula Gubernur Aceh Muzaki Manaf atau Mualem.